BPBD Bandar Lampung Salurkan Air Bersih ke 183 KK Terdampak Kekeringan

Integritasnews.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung kembali mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di sejumlah wilayah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Bantuan tersebut disalurkan ke tiga titik yang mengalami krisis air bersih akibat sumur warga mengering selama musim kemarau.

 

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengatakan distribusi air bersih dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari. BPBD kemudian melakukan asesmen sebelum mengirimkan armada tangki air ke lokasi.

 

Penyaluran pertama dilakukan sekitar pukul 10.05 WIB di Jalan Raya Suban, RT 010 Lingkungan I, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang. Sebanyak 70 kepala keluarga atau sekitar 300 jiwa menerima bantuan air bersih setelah sumur yang selama ini menjadi sumber air utama mengalami kekeringan. Proses distribusi turut melibatkan aparatur Kelurahan Pidada untuk membantu penyaluran kepada warga.

 

Distribusi berikutnya dilakukan sekitar pukul 11.55 WIB di Kampung Batu Suluh, RT 17 Lingkungan II, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi. Di lokasi tersebut, bantuan disalurkan kepada 52 kepala keluarga dengan jumlah 260 jiwa. Warga di kawasan itu mengalami keterbatasan pasokan air bersih karena sumur-sumur yang biasa digunakan mulai mengering.

 

Masih di Kelurahan Way Laga, BPBD kembali mengirimkan bantuan air bersih ke RT 18 Lingkungan II pada pukul 12.18 WIB. Sebanyak 61 kepala keluarga atau 201 jiwa menerima bantuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

 

Idham mengatakan BPBD terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung. Menurut dia, distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masih terdapat masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air.

 

“Kami terus memantau wilayah yang mengalami kekeringan dan siap mendistribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan. Masyarakat juga diimbau segera melapor apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar dapat segera kami tindak lanjuti,” kata Idham.

 

Ia menjelaskan, laporan masyarakat menjadi salah satu dasar bagi BPBD untuk menentukan lokasi prioritas penyaluran bantuan. Selain itu, petugas di lapangan juga melakukan pengecekan terhadap kondisi sumber air sebelum bantuan didistribusikan.

 

Secara keseluruhan, BPBD Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan air bersih kepada 183 kepala keluarga dengan total 761 jiwa di tiga lokasi terdampak kekeringan pada hari yang sama. Pemerintah Kota Bandar Lampung menyatakan akan terus menyiagakan armada tangki air guna mengantisipasi bertambahnya wilayah yang mengalami krisis air bersih apabila musim kemarau berlangsung lebih lama.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *