Integritasnews.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Mulai tanggal 4 Juli 2026, KA Rajabasa yang melayani rute Tanjungkarang–Kertapati PP akan beroperasi menggunakan sarana Kereta Ekonomi Premium Modifikasi. Inovasi ini menghadirkan pengalaman perjalanan yang jauh lebih nyaman, namun tarif tetap terjangkau dan tidak berubah.
Sebagai kereta api dengan skema Public Service Obligation (PSO) yang didukung Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian, tarif untuk perjalanan terjauh tetap dipatok sebesar Rp32.000. Dengan harga tersebut, penumpang kini dapat menikmati fasilitas yang lebih modern dan prima dibandingkan sebelumnya.
“Peningkatan sarana ini merupakan bukti komitmen KAI untuk terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat. Meskipun menggunakan kereta baru yang lebih nyaman, tarif tetap terjangkau karena KA Rajabasa merupakan kereta PSO. Ini upaya kami untuk meningkatkan pelayanan tanpa mengurangi aksesibilitas masyarakat terhadap transportasi kereta api,” ujar Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari.
Fasilitas Lebih Lengkap dan Ergonomis
Kereta Ekonomi Premium Modifikasi menawarkan berbagai fasilitas unggulan, antara lain individual seat lengkap dengan arm rest, reclining seat yang bisa diatur, pendingin udara (AC) sentral, serta tersedia stop kontak. Konfigurasi tempat duduk kini disusun dengan pola 2-2 yang lebih ergonomis, memberikan ruang dan kenyamanan lebih luas selama perjalanan menghubungkan Lampung dan Sumatera Selatan.
Saat ini, satu rangkaian KA Rajabasa terdiri dari 8 kereta dengan total kapasitas 640 tempat duduk per perjalanan. Penambahan jumlah kereta dari sebelumnya 5 menjadi 8 unit, serta perubahan jenis sarana, menunjukkan upaya KAI dalam menyeimbangkan kapasitas dan kualitas layanan.
Tingkat Kepercayaan Masyarakat Meningkat Signifikan
Antusiasme masyarakat terhadap layanan ini terlihat sangat positif. Sepanjang tahun 2025, KA Rajabasa telah melayani sebanyak 686.788 penumpang. Sementara itu, pada periode Januari hingga Mei 2026 saja, jumlah penumpang mencapai 388.190 orang, atau naik sebesar 38,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kami berharap dengan hadirnya kenyamanan baru ini, masyarakat semakin tertarik memilih kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan tetap ekonomis. KAI akan terus berinovasi untuk menghadirkan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan,” tutup Zaki.(*)








