INTEGRITASNEWS.CO.ID – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto, menargetkan penerimaan pajak daerah tahun 2026 sebesar Rp940 miliar.
Target tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai dari pajak hotel, restoran, reklame, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga retribusi daerah. Sementara itu, untuk Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) ditargetkan menyumbang sekitar Rp160 miliar.
Yusnadi menjelaskan, pihaknya telah mengoptimalkan pembagian SPPT PBB tahun 2026 agar masyarakat dapat melakukan pembayaran lebih awal. Pada sektor tertentu seperti pajak restoran dan reklame, penerimaan bahkan ditargetkan menembus lebih dari Rp100 miliar.
Untuk mencapai target tersebut, Bapenda terus menggencarkan sosialisasi kepada perusahaan dan pelaku usaha agar taat pajak, disertai pengawasan yang lebih intensif.
“Pengawasan dilakukan secara khusus guna mengoptimalkan pencapaian target yang telah ditetapkan oleh Wali Kota Bandar Lampung,” ujarnya.
Salah satu strategi yang diterapkan adalah penambahan pemasangan tapping box di berbagai tempat usaha. Tahun ini, Bapenda menargetkan penambahan sekitar 300 unit alat tersebut.
“Saat ini sudah terpasang sekitar 600 unit, sehingga totalnya nanti diperkirakan mencapai hampir 1.000 unit,” jelasnya.
Tapping box merupakan perangkat yang dipasang di tempat usaha untuk merekam transaksi sebagai pembanding terhadap laporan omzet wajib pajak secara online. Sistem ini menjadi bagian dari penguatan pengawasan pajak berbasis digital.
Dalam pelaksanaannya, Bapenda bekerja sama dengan Bank Lampung sebagai mitra penyedia sistem tapping box.
Yusnadi menegaskan, pendekatan kepada Wajib Izin Pajak (WIP) dilakukan secara persuasif dan humanis, dengan memberikan pemahaman bahwa pajak yang dipungut merupakan uang masyarakat yang harus dikelola secara transparan.
Selain itu, Bapenda juga menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri dalam penagihan pajak daerah, khususnya bagi wajib pajak yang menunggak.
Melalui berbagai strategi tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap tingkat kepatuhan wajib pajak meningkat sekaligus mendorong pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan. (*)








