Eva Dwiana Siap Tindaklanjuti Penggabungan 8 Desa ke Bandar Lampung

INTEGRITASNEWS.CO.ID – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti rencana penggabungan delapan desa di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, ke dalam wilayah administrasi kota.

Wali Kota Eva Dwiana menyambut positif rencana tersebut dan menilai perluasan wilayah ini sebagai peluang strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.

“Pemerintah Kota Bandar Lampung siap menindaklanjuti proses penggabungan ini dengan perencanaan pembangunan yang matang serta penataan wilayah yang lebih terintegrasi,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Adapun delapan desa yang telah menyatakan persetujuan untuk bergabung yakni Purwotani, Margorejo, Sinar Rezeki, Margomulyo, Margodadi, Gedung Agung, Gedung Harapan, dan Banjar Agung.

Dalam skema yang disiapkan, delapan desa tersebut tidak langsung berdiri sebagai delapan wilayah administratif baru. Pemerintah kota merencanakan penggabungan menjadi empat kelurahan guna mempermudah tata kelola pemerintahan serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Selain itu, Eva Dwiana juga membuka peluang pembentukan kecamatan baru di kawasan tersebut, mengikuti pola pengembangan wilayah seperti yang telah diterapkan di kawasan Kota Baru.

“Penataan ini penting agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal dan pembangunan berjalan merata,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada aspek administratif, pemerintah kota juga menegaskan bahwa penguatan sektor ekonomi masyarakat akan menjadi prioritas utama. Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan didorong sebagai motor penggerak ekonomi warga.

Kawasan Kota Baru bahkan diproyeksikan menjadi salah satu pusat kegiatan UMKM yang diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

Apabila seluruh proses administrasi serta persetujuan dari pemerintah pusat dapat diselesaikan, jumlah penduduk Kota Bandar Lampung diperkirakan akan bertambah lebih dari 30 ribu jiwa.

Rencana penggabungan ini diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan di kawasan perbatasan, tetapi juga memperkuat konektivitas antara Bandar Lampung dengan wilayah sekitarnya, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat berjalan lebih merata dan berkelanjutan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *