197 Kasus Kebakaran Sepanjang 2025, Pemkot Bandar Lampung Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

INTEGRITASNEWS.CO.ID – Pemerintah Kota Bandar Lampung mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, menyusul tingginya angka kejadian yang tercatat sepanjang tahun 2025.

Data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung mencatat sebanyak 197 peristiwa kebakaran terjadi hingga akhir tahun. Kepala Damkarmat, Anthoni Irawan, mengatakan seluruh kejadian tersebut telah ditangani oleh petugas.

“Total ada 197 kasus kebakaran yang kami tangani hingga 29 Desember 2025,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).

Dari jumlah tersebut, luas area terdampak mencapai 15.618 meter persegi, dengan estimasi kerugian materiil sekitar Rp9,48 miliar. Angka ini menunjukkan dampak signifikan dari peristiwa kebakaran, baik terhadap lingkungan maupun ekonomi masyarakat.

Berdasarkan penyebabnya, korsleting listrik menjadi faktor dominan dengan 114 kasus. Selain itu, kebakaran bangunan tempat tinggal tercatat sebanyak 59 kasus.

Sementara itu, kebakaran lahan terjadi sebanyak 23 kasus, disusul kebakaran kendaraan sebanyak 11 kasus. Untuk kategori bangunan industri dan bangunan umum, masing-masing tercatat 10 kasus.

Dari sisi waktu kejadian, bulan November menjadi periode dengan jumlah kebakaran tertinggi, yakni mencapai 22 kasus. Disusul bulan Juni sebanyak 21 kasus, September 20 kasus, Juli 18 kasus, serta Oktober 17 kasus.

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Eva Dwiana mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama dalam penggunaan instalasi listrik di rumah maupun bangunan.

Menurutnya, langkah pencegahan sederhana seperti rutin memeriksa instalasi listrik dapat meminimalisir risiko kebakaran yang berpotensi menimbulkan kerugian besar dan membahayakan keselamatan.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Dengan kewaspadaan bersama, diharapkan angka kejadian kebakaran di tahun 2026 dapat ditekan dan lingkungan masyarakat tetap aman serta kondusif. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *