Integritasnews.co.id — Aksi gotong royong puluhan warga di Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, mendadak menjadi perhatian. Tanpa bantuan pemerintah, warga rela patungan dan turun langsung membuka akses jalan baru yang selama ini hanya berupa jalan setapak sempit.
Berlokasi di Jalan R.A Basyid Gang Murni AS dan Baitul Makmur, warga sejak Minggu pagi berjibaku membersihkan semak, meratakan tanah, hingga membuat drainase sederhana agar jalan tidak tergenang saat hujan. Berkat kerja keras bersama, jalan sepanjang sekitar 200 meter dengan lebar empat meter kini sudah bisa dilalui kendaraan roda empat.
Padahal sebelumnya akses tersebut hanya dapat digunakan pejalan kaki dan sepeda motor. Kondisi itu kerap dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas sehari-hari, terutama saat ada kendaraan darurat atau distribusi barang masuk ke lingkungan tersebut.
Menariknya, pembukaan jalan dilakukan murni secara swadaya setelah pemilik lahan menghibahkan sebagian tanahnya demi kepentingan warga. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan masyarakat untuk bergerak bersama membuka akses baru tanpa menunggu bantuan pemerintah.
Ketua RT 01, Turi, mengatakan warga sudah lama memimpikan akses jalan yang lebih layak. Namun karena tak kunjung terealisasi, masyarakat memilih bergerak sendiri.
“Warga akhirnya sepakat gotong royong. Bahkan ada yang ikut mengeluarkan uang pribadi supaya jalan ini bisa cepat dibuka dan dipakai bersama,” ujarnya.
Aksi solidaritas warga ini pun menuai apresiasi karena dinilai menjadi contoh kekompakan masyarakat dalam membangun lingkungan secara mandiri.
Warga berharap jalan baru tersebut dapat memperlancar aktivitas masyarakat dan mempercepat perkembangan kawasan permukiman di wilayah Fajar Baru.(*)








