Integritasnews.co.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung mencatat sebanyak 360 kegiatan evakuasi sejak Januari hingga April 2026. Penanganan tersebut mencakup evakuasi hewan berbahaya hingga penyelamatan warga dalam berbagai kondisi darurat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengungkapkan bahwa laporan terbanyak berasal dari evakuasi sarang tawon dan ular. Jumlah kasus ini cenderung meningkat saat musim hujan.
“Sejak Januari hingga April, kami telah melakukan sekitar 360 kali evakuasi. Kasus yang paling dominan adalah sarang tawon dan ular, terutama saat musim hujan,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penanganan secara mandiri ketika menemukan hewan berbisa atau berbahaya di lingkungan sekitar, guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.
“Kami minta warga tidak bertindak sendiri. Segera laporkan agar dapat ditangani dengan aman oleh petugas,” tambahnya.
Damkar juga memastikan seluruh personel dalam kondisi siaga penuh selama 24 jam untuk merespons laporan masyarakat. Warga dapat menghubungi layanan darurat melalui telepon di 0721 472274 atau WhatsApp di 0812 729 4444 yang aktif setiap saat.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap masyarakat semakin waspada serta memanfaatkan layanan darurat yang tersedia demi menjaga keselamatan bersama. (Bal)








