Eva Dwiana Sambut Rencana Penggabungan Delapan Desa ke Bandar Lampung

INTEGRITASNEWS.CO.ID – Wali Kota Eva Dwiana menyambut positif rencana bergabungnya delapan desa di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, ke dalam wilayah administrasi Bandar Lampung. Rencana tersebut dinilai sebagai peluang strategis untuk mempercepat pembangunan serta mendorong pemerataan ekonomi di kawasan perbatasan.

Menurut Eva Dwiana, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah menyiapkan konsep penataan wilayah bagi desa-desa yang akan bergabung. Delapan desa tersebut direncanakan akan disatukan menjadi empat kelurahan baru guna mempermudah sistem administrasi pemerintahan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan dibentuk kecamatan baru untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

“Penataan wilayah ini penting agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat dan terstruktur,” ujarnya.

Selain penataan administratif, pemerintah kota juga akan mengoptimalkan penguatan sektor ekonomi masyarakat. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk rencana pembangunan pusat UMKM di kawasan Kota Baru yang diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru.

Tak hanya itu, kawasan yang akan bergabung juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata baru. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi tersebut diyakini mampu membuka lapangan kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

Jika proses penyesuaian wilayah ini terealisasi, jumlah penduduk Kota Bandar Lampung diperkirakan akan bertambah lebih dari 30 ribu jiwa. Penambahan ini berasal dari delapan desa yang telah menyatakan persetujuan untuk bergabung, yakni Purwotani, Margorejo, Sinar Rezeki, Margomulyo, Margodadi, Gedung Agung, Gedung Harapan, dan Banjaragung.

Wali Kota berharap seluruh proses penyesuaian wilayah dapat berjalan lancar sehingga berbagai program pembangunan, peningkatan infrastruktur, serta pelayanan publik dapat segera dirasakan masyarakat.

“Harapan kami, proses ini bisa berjalan dengan baik sehingga pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat segera ditingkatkan,” tutup Eva Dwiana. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *