INTEGRITASNEWS.CO.ID – Wali Kota Eva Dwiana berencana menyulap kawasan permukiman warga di Jalan Pisang, Gang Garuda, RT 02, 03, dan 04 Lingkungan II, Kelurahan Pasir Gintung, Bandar Lampung menjadi kampung warna-warni. Program ini tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga penataan lingkungan secara menyeluruh.
Dalam kunjungannya pada Sabtu (17/1/2026), Wali Kota meninjau langsung kondisi kawasan sekaligus menyusuri bantaran sungai bersama warga. Ia bahkan turut terlibat dalam kegiatan gotong royong membersihkan sampah yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama persoalan lingkungan di wilayah tersebut.
“Kalau lingkungannya bersih dan tertata, masyarakat juga akan lebih nyaman dan sehat. Kita mulai dari hal sederhana, yaitu menjaga kebersihan sungai,” ujar Eva Dwiana di sela kegiatan.
Selain mempercantik rumah warga dengan pengecatan warna-warni, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga akan melakukan penataan bantaran sungai. Langkah ini dilakukan melalui pembangunan talud guna mengurangi dampak banjir kiriman yang kerap menggenangi permukiman.
Tak hanya itu, sungai juga akan dibersihkan secara menyeluruh dan direncanakan untuk ditebari benih ikan sebagai bagian dari upaya revitalisasi lingkungan.
Eva Dwiana berharap program ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan, khususnya tidak membuang sampah ke sungai. Ia menargetkan kawasan Pasir Gintung dapat menjadi kampung percontohan di Kota Bandar Lampung.
“Dengan dibersihkannya sungai dan ditatanya lingkungan, insyaallah ekonomi warga ikut bergerak. Kota kita juga akan semakin nyaman, baik bagi warga maupun pendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Tanjungkarang Pusat, Epri Kusumayuda, menyampaikan bahwa penataan bantaran sungai akan dilaksanakan oleh pemerintah kota melalui dinas teknis terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum.
“Selain pembangunan talud, kawasan ini juga akan dipercantik dengan pengecatan rumah warga agar memiliki daya tarik tersendiri,” jelasnya.
Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga berharap program ini mampu mengubah wajah lingkungan menjadi lebih bersih, indah, dan nyaman, terutama dengan adanya penanganan serius terhadap kondisi sungai.
Salah seorang warga, Ariansyah, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah kota terhadap lingkungan mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bunda Eva. Kampung kami akan dijadikan percontohan kampung warna-warni di Kota Bandar Lampung,” ungkapnya. (*)








