Atasi Banjir Kedaton, Warga Hibahkan Tanah untuk Pelebaran Drainase

IntegritasNews.co.id, Bandarlampung — Pemerintah Kota Bandarlampung melakukan normalisasi drainase di Kecamatan Kedaton untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi saat hujan deras.

Upaya ini dilakukan setelah warga menghibahkan sebagian tanahnya guna memperlebar saluran air yang selama ini dinilai menjadi biang luapan.Pantauan di lapangan, Sabtu pagi, satu unit alat berat dikerahkan untuk menormalisasi drainase di Jalan Sutomo Gang Mushola, perbatasan Kelurahan Sidodadi dan Penengahan, Kecamatan Kedaton.Pelaksana Harian Camat Kedaton, Heliansyah, mengatakan pekerjaan normalisasi sudah dimulai sejak Jumat.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, penyempitan drainase menjadi penyebab utama genangan yang kerap melanda kawasan tersebut.“Drainase di lokasi ini terlalu sempit. Saat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, air cepat meluap dan menggenangi permukiman warga,” kata Heliansyah, Sabtu, (31/01/2026).

Ia menjelaskan, sedikitnya enam RT di Kelurahan Penengahan dan Sidodadi selama ini rutin terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai hampir satu meter. Kondisi itu mendorong warga setempat menghibahkan lahan agar saluran air dapat diperlebar.“Alhamdulillah, ada warga yang bersedia memberikan tanahnya untuk keperluan pelebaran drainase,” ujarnya.Sejumlah warga mengaku dampak normalisasi mulai terasa.

Meski hujan dengan curah tinggi mengguyur wilayah tersebut, air kini lebih cepat surut dan tidak lagi meluap ke rumah-rumah.“Biasanya hujan sebentar saja air sudah masuk ke rumah. Sekarang alirannya lebih lancar,” kata Ocin, warga setempat.Pemerintah Kota Bandarlampung menyatakan akan terus melakukan normalisasi sungai dan saluran drainase di sejumlah titik rawan banjir.

Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, mulai dari Forkopimda hingga aparatur di tingkat RT.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *