Integritasnews.co.id, BANDAR LAMPUNG — Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat sore, 6 Maret 2026, memicu banjir di sejumlah kecamatan. Genangan air muncul setelah hujan berintensitas tinggi turun lebih dari dua jam.Berdasarkan pantauan di lapangan, hujan mulai turun sekitar pukul 14.10 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 16.17 WIB.
Curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah ruas jalan dan permukiman warga tergenang.Beberapa wilayah yang terdampak antara lain Kecamatan Sukarame, Telukbetung, Rajabasa, Kedamaian, Kedaton, Tanjung Senang, hingga Tanjungkarang.
Di Kecamatan Tanjung Senang, genangan air terlihat di sejumlah titik. Banjir merendam area di depan kantor polisi setempat serta sebuah minimarket. Air juga masuk ke sejumlah rumah warga di Jalan M. Yunus, Perumahan Arinda, dan Jalan Raja Tihang.
Lurah Tanjung Senang Dedi Setyadi mengatakan genangan terjadi akibat tingginya debit air hujan yang bersamaan dengan meningkatnya debit sungai di wilayah perbatasan Way Kandis.“Debit air hujan cukup tinggi. Pada saat yang sama debit sungai di perbatasan Way Kandis juga meningkat sehingga air meluap,” kata Dedi.
Menurut dia, ketinggian air di sejumlah titik mencapai sekitar satu lutut orang dewasa.Di wilayah Tanjung Senang sendiri, terdapat sedikitnya tiga titik genangan, yakni di depan Polsek Tanjung Senang, di belakang AKR, serta di Jalan Raja Tihang.Petugas dari kelurahan, kecamatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terlihat berada di lokasi untuk memantau kondisi sekaligus membantu warga yang melintas di Jalan Raflesia, tepat di depan Polsek Tanjung Senang.Hingga Jumat petang, genangan air masih terlihat di beberapa lokasi dan petugas terus melakukan pemantauan di wilayah terdampak.(*)





