INTEGRITAS.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Program Grebek Makam yang digagas Pemerintah Kota Bandar Lampung bukan hanya bertujuan membersihkan area pemakaman, tetapi juga mengubah citra Tempat Pemakaman Umum (TPU) agar lebih tertata dan humanis.
Camat Panjang Hendri Satria Jaya menuturkan, kegiatan ini lahir dari kepedulian Wali Kota Eva Dwiana terhadap kenyamanan warga saat berziarah. Pemkot ingin memastikan TPU menjadi ruang yang layak dan tidak menimbulkan kesan menyeramkan.
“Kami ingin masyarakat bisa berziarah dengan tenang. Tidak terganggu semak belukar, tidak licin, dan lingkungannya bersih,” ujar Hendri.
Ia menyebutkan, Grebek Makam dilaksanakan secara kolaboratif. Aparatur kecamatan, kelurahan, kepala lingkungan, organisasi keagamaan, hingga warga sekitar turut dilibatkan secara aktif.
Menurut Hendri, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial antara pemerintah dan masyarakat. Gotong royong yang terbangun dinilai mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum.
Menariknya, Pemkot tidak menutup kemungkinan intensitas kegiatan akan ditingkatkan menjelang hari besar keagamaan, seperti Ramadan dan Idulfitri, mengingat tradisi nyekar yang kerap dilakukan masyarakat.
Dengan pendekatan kebersihan, estetika, dan partisipasi warga, Pemkot Bandar Lampung berharap TPU ke depan tidak lagi dipandang sebagai kawasan yang diabaikan, melainkan bagian penting dari wajah kota dan pelayanan publik. (*)





